Website Resmi Desa Sendangagung - Kecamatan Plaosan
Jln Jiwir No 1 Sendangagung
📧 dssendangagung@gmail.com   |   ☎️ 82234288825   |   🏷️ Kode Pos: 63361

SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI INCINERATOR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN LINGKUNGAN OLEH MAHASISWA KKN UNS MAGETAN

2 Februari 2026 Anonim 17 kali dibaca
0
SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI INCINERATOR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN LINGKUNGAN OLEH MAHASISWA KKN UNS MAGETAN
Klik gambar untuk memperbesar

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan sosialisasi mengenai penanganan sampah melalui program kerja berjudul “SMART BURN: Edukasi Pengelolaan Sampah dengan Incinerator Skala Rumah Tanga”. Sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sendangagung pada Senin (2/2/2026).

Program kerja mengenai sosialisasi pengelolaan sampah menggunakan incinerator dengan skala rumah tangga dilakukan oleh mahasiswa KKN UNS. Hal ini disebabkan karena pembakaran terbuka masih umum dilakukan.

Sosialisasi dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sendangagung pada hari Senin. Kegiatan ini mengundang bapak-bapak di setiap RT dari Desa Sendangagung serta para perangkat desa.

Sosialisasi diawali dengan pemaparan materi mengenai pengelolaan sampah. Valen menjelaskan mengenai kondisi sampah rumah tangga yang terus meningkat, dan resiko pembakaran terbuka. Serta, memaparkan mengenai pemilahan sampah untuk memudahkan pengelolaan lanjutan. 

Lebih lanjut, Rois juga berbicara mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) dalam program Smart Burn.

Pada kesempatan tersebut, Rois dan Valen juga menampilkan sebuah video pembuatan rocket stove sebagai edukasi pengelolaan sampah kepada bapak-bapak Desa Sendangagung. Edukasi tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan kepada bapak-bapak bahwa terdapat alat yang dapat digunakan untuk mengurangi asap dari pembakaran sampah yang selama ini dilakukan oleh masyarakat desa. 

“Kami berharap bapak-bapak Desa Sendangagung dapat menerapkan pembangunan rocket stove" ucap Valen.

Rois dan Valen juga mempraktikkan cara penggunaakan alat incinerator. Keduanya melakukan pembakaran sampah menggunakan alat tersebut sebagai edukasi penggunaan incinerator pada bapak-bapak. Praktik tersebut dilaksanakan di luar Aula Kantor Desa Sendangagung. 

Praktik pembakaran sampah tersebut disambut dengan antusias oleh bapak-bapak. Bapak-bapak berdiri mendekat untuk menyaksikan secara langsung bagaimana praktik pembakaran dengan alat incinerator tersebut. Pertanyaan-pertanyaan mengenai cara kerja incinerator banyak diajukan dan dijawab tak kalah antusias oleh mahasiswa KKN UNS. 

“Tong sampah incinerator mengurangi asap dengan membakar sampah pada suhu tinggi karena panas yang berfokus, yang menyebabkan pembakaran sampah akan lebih cepat, sehingga asap dari hasil pembakaran dapat berkurang” ucap Rois

Rois dan Valen berharap dengan adanya sosialisasi dan praktik pembakaran sampah dengan alat incinerator dapat membantu meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat Desa Sendangagung untuk mengatasi masalah asap yang ditimbulkan dari pembakaran sampah. (KKNUNS/Sekar/ppid/Pemdes)