Website Resmi Desa Sendangagung - Kecamatan Plaosan
Jln Jiwir No 1 Sendangagung
📧 dssendangagung@gmail.com   |   ☎️ 82234288825   |   🏷️ Kode Pos: 63361

UBAH BUNGA MENJADI KARYA BERNILAI, KKN UNS AJAK ANAK-ANAK SENDANGAGUNG BERKREASI DENGAN RESIN

1 Agustus 2026 Anonim 5 kali dibaca
0
UBAH BUNGA MENJADI KARYA BERNILAI, KKN UNS AJAK ANAK-ANAK SENDANGAGUNG BERKREASI DENGAN RESIN
Klik gambar untuk memperbesar

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 176 melaksanakan Program Kerja RESINA (Resin Kreatif Untuk Inovasi dan Nilai Remaja Desa) di Aula Balai Desa Sendangagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang diikuti 23 peserta ini mengajak peserta mengenal resin sekaligus mempraktikkan langsung pembuatan gantungan kunci menggunakan bunga sebagai hiasan utama.

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengembangkan kreativitas sejak usia dini melalui kegiatan berbasis praktik. Resin dipilih sebagai media utama karena dapat dimanfaatkan untuk mengawetkan berbagai objek, salah satunya bunga, sehingga menghasilkan kerajinan yang lebih lama dan memiliki nilai estetika sekaligus nilai ekonomi.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, perkenalan, doa, dan ice breaking untuk membangun suasana yang menyenangkan sebelum peserta memasuki sesi inti. Mahasiswa KKN kemudian menyampaikan materi mengenai resin, manfaatnya, serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan gantungan kunci, termasuk pengenalan bunga sebagai bahan hiasan yang akan diawetkan menggunakan resin.

Peserta menyusun bunga pada cetakan sesuai kreativitas masing-masing sebelum campuran resin dan katalis dituangkan oleh mahasiswa KKN ke dalam cetakan. Peserta dilengkapi masker dan sarung tangan plastik, guna menjaga keamanan selama kegiatan. Sembari menunggu resin mengeras, peserta mengikuti kegiatan menggambar sebagai aktivitas selingan. Hasil karya dilepas dari cetakan setelah resin cukup mengeras, kemudian dapat dipasangi ring gantungan kunci.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Seluruh peserta berhasil menghasilkan gantungan kunci resin dengan susunan bunga sesuai kreativitas masing-masing. Salah satu peserta bahkan menunjukkan ketertarikan untuk melanjutkan kegiatan secara mandiri setelah mengikuti program RESINA. Peserta tersebut membeli resin, cetakan, dan katalis secara mandiri, kemudian kembali membuat gantungan kunci resin bersama temannya di rumah.

Program RESINA menjadi salah satu kegiatan yang dikembangkan oleh Wiga Maulida Aulia bersama mahasiswa KKN UNS Kelompok 176 untuk memberikan pengalaman belajar yang kreatif dan aplikatif bagi peserta.

“Habis bikin gantungan kunci ini, aku langsung upload ke status WhatsApp, Siapa tau ada yang berminat,” ujar salah satu peserta kegiatan RESINA, Ahmad Prabowo.

Ketertarikan peserta untuk melanjutkan kegiatan secara mandiri menjadi salah satu bentuk keberlanjutan program RESINA. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman membuat kerajinan, tetapi juga mendorong peserta mengembangkan karya yang berpotensi memiliki nilai ekonomi.

 

Kegiatan ini turut mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis praktik dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengenalan nilai ekonomi dan karya kreatif. Mahasiswa KKN UNS Kelompok 176 berharap keterampilan yang diperoleh dapat terus dikembangkan secara mandiri dan menjadi bekal kreativitas bagi peserta. (WigaMaulidaAulia/uns)