Website Resmi Desa Sendangagung - Kecamatan Plaosan
Jln Jiwir No 1 Sendangagung
📧 dssendangagung@gmail.com   |   ☎️ 82234288825   |   🏷️ Kode Pos: 63361

DARI LIMBAH MENJADI MANFAAT, IBU-IBU DESA SENDANGAGUNG OLAH CANGKANG TELUR MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR

7 Agustus 2026 Anonim 5 kali dibaca
0
DARI LIMBAH MENJADI MANFAAT, IBU-IBU DESA SENDANGAGUNG OLAH CANGKANG TELUR MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR
Klik gambar untuk memperbesar

Mahasiswa/i KKN Universitas Sebelas Maret, Kelompok 176 Sendangagung melaksanakan program kerja “Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur sebagai Pupuk Organik Cair” pada Jumat (7/8/2026) di Desa Sendangagung. Kegiatan ini menyasar ibu-ibu rumah tangga sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi produk yang lebih bermanfaat bagi tanaman dan lingkungan. 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedualian terhadap permasalahan limbah rumah tangga, khususnya cangkang telur yang selama ini umumnya langsung dibuang. Padahal, cangkang telur mengandung kalsium karbonat (CaCO3) yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber kalsium bagi tanaman. Oleh karena itu, mahasiswa KKN UNS 176 mengenalkan cara sederhana mengolah cangkang telur menjadi pupuk organik cair melalui proses fermentasi.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai kandungan cangkang telur yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Mahasiswa KKN UNS 176 menjelaskan bahwa cangkang telur memiliki kandungan kalsium yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber unsur hara bagi tanaman.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pupuk organik cair. Ibu-ibu rumah tangga yang menjadi peserta terlibat dalam proses pembuatan dengan didampingi oleh mahasiswa KKN UNS 176. Bahan yang digunakan dalam praktik yaitu cangkang telur yang sebelumnya telah dibersihkan, dikeringkan, dan dihaluskan serta EM4 dan molase sebagai bahan pendukung proses fermentasi. Cangkang telur yang telah menjadi serbuk kemudian dicampurkan dengan EM4 dan molase kemudian campuran tersebut difermentasi selama 14 hari agar proses pengolahan dapat berlangsung sebelum pupuk digunakan.

Nayla Hawa selaku penginisiasi program kerja, seorang mahasiswi KKN UNS 176 menyampaikan, “Kami harap melalui kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan baru kepada ibu-ibu bahwa limbah cangkang telur masih bisa dimanfaatkan dengan pengolahan yang sederhana sehingga menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat untuk tanaman.”

Pelaksanaan kegiatan mendapat respons positif dari peserta. Ibu-ibu rumah tangga turut aktif bertanya selama sesi tanya jawab terkait bagaimana perlakuan setelah fermentasi, bagaimana cara penggunaan pupuk, dan dapat digunakan pada tanaman apa saja pupuk yang telah dibuat. Melalui kegiatan ini dengan target audiens lingkup terkecil yaitu ibu-ibu rumah tangga diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membantu mengurangi limbah yang dibuang begitu saja.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang bertanggung Jawab, melalui upaya pemanfaatan kembali limbah rumah tangga. Kegiatan ini juga mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pemberian edukasi dan keterampilan praktik kepada masyarakat.

 

Kegiatan “Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur sebagai Pupuk Organik Cair” menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNS 176 Sendangagung dalam memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat Desa Sendangagung. Setelah proses fermentasi selama 14 hari, hasil pengolahan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan petunjuk penggunaan yang telah diberikan. Ke depannya masyarakat diharapkan dapat menlajutkan praktik tersebut secara mandiri dan membiasakan pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan. (NaylaHawaElSyera/uns)